METODE PENGURUTAN DATA

Bubble Sort

Salah satu metode pengurutan yang paling sederhana adalah Bubble Sort atau disebut dengan pengurutan gelembung. Salah satu karakter dari pengurutan ini adalah bahwa pengurutan ini adalah bahwa pengurutan gelembung ini sangat mudah untuk dipahami dan diprogramkan.Disebut pengurutan gelembung karena masing-masing kunci akan dengan lambat menggelembung ke posisinya yang tepat.

• Metode pengurutan gelembung diinspirasikan oleh gelembung sabun yang berada dipermukaan air. Karena berat jenis gelembung sabun lebih ringan daripada berat jenis air, maka gelembung sabun selalu terapung ke atas permukaan.

• Diberi nama “Bubble” karena proses pengurusecara berangsur-angsur bergerak/berpindah posisinya yang tepat, seperti gelembung yankeluar dari sebuah gelas bersoda.

• Bubble Sort mengurutkan data dengan cara membandingkan elemen sekarang dengan elemen berikutnya.

• Pengurutan Ascending :Jika elemen sekarang lebih besardari elemen berikutnya maka kedua elemen tersebutditukar.

• Pengurutan Descending: Jika elemen sekarang lebih kecildari elemen berikutnya, maka kedua elemen tersebut ditukar.

• Algoritma ini seolah-olah menggeser satu per satu elemendari kanan ke kiri atau kiri ke kanan, tergantung jenis pengurutannya, asc atau desc.

• Ketika satu proses telah selesai, maka bubble sort akan mengulangi proses, demikian seterusnya sampai dengan iterasi sebanyak n-1.

• Kapan berhentinya? Bubble sort berhenti jika seluruh array telah diperiksa dan tidak ada pertukaran lagi yang bisa dilakukan, serta tercapai perurutan yang telah diinginkan.

Shell Sort

• Metode Pertambahan Menurun

• Dikembangkan oleh Donald L. Shell (1959)

• Mengurutkan data dengan cara membandingkan suatu data dengan data

lain yang memiliki jarak tertentu sehingga dibentuk sub-list, kemudian dilakukan pertukaran jika diperlukan

Insertion Sort

• Mirip dengan cara orang mengurutkan kartu,selembar demi selembar kartu diambil dan disisipkan (insert) ke tempat yang seharusny

• Pengurutan dimulai dari data ke-2 sampai dengan data terakhir, jika ditemukan data yan

lebih kecil, maka akan ditempatkan (diinsert diposisi yang seharusnya.

• Pada penyisipan elemen, maka elemen-elemen lain akan bergeser ke belakang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: