Konsep Umum Bahasa Java

Bahasa Java Merupakan bahasa pemrograman yang: Object Oriented, interpreted, bebas arsitektur & portabel, dinamis dan terdistribusi, sederhana, robust, aman, high-performance, dan multithreaded.
Object Oriented: Pemrograman berfokus pada obyek; pembuatan program di arahkan pada implementasi data serta metoda untuk memanipulasnya. Model problem adalah kumpulan dari object yang terdefinisi dalam sejumlah class. Java API menyediakan sejumlah package pendukung berisi kumpulan object class yang bisa di-inherit dan di- instance. Sejumlah literatur mengatakan bahwa Java lebih object oriented daripada C++.
Interpreted: Java Compiler menghasilkan bytecode untuk Java Virtual Machine (JVM) agar mencapai platform independence Bytecode dalam JVM di-run oleh Java Interpreter. Beberapa mesin/OS menyediakan just-in-time compiler dari bytecode ke machine code mesin ybs. agar dapat lebih executable (tanpa menggunakan interpreter).
Bebas Arsitektur & Portabel: Dengan byte code dalam JVM maka dapat run di berbagai sistem yang mengim-plementasi JVM: “run anywhere on networks & universal market”. Ukuran data type yang konsisten Menjamin agar program bisa dikembangkan secara “pure Java”.
Dinamis & Terdistribusi: Class bisa di-load setiap saat memberi dukungan high-level pada networking (URL Class & java.net) di samping low-level (datagram, socket). Berkemampuan class loading secara dinamis (download & run).
Sederhana: Jumlah konstruksi bahasa relatif lebih kecil (beberapa meniru sejumlah konstruksi di C/C++) Menghilangkan hal-hal yang “merepotkan & jarang digunakan”. Tidak ada goto, struct, union, operator overloading, multiple inheritance, dan terutama, pointer. Array & string merupakan obyek
Robust: Lingkungan untuk menuliskan S/W yang andal; menghilangkan sejumlah sumber kesalahan pemrogRaman: pemeriksaan saat kompilasi yang ekstensif; deklarasi eksplisit. tidak ada pointer: tidak ada bug akibat kesalahan penggunaan pointer; casting diperiksa saat runtime; garbage collection yang otomatis; exception handling
Aman: Menyediakan beberapa layer of security controls yang melindungi thd. code yang membahayakan: Lowest-level: melarang akses langsung ke memori “sandbox model” layer untuk memblok aktifitas sensitif untrusted code “digital signature” utuk mengidentifikasi trusted/untrusted code.
High-performance: Tidak lebih cepat dari compiled language namun masih cukup untuk aplikasi interaktif, GUI, dan berbasis network (C/C++: highest performance, lowest reliability/portability, semantara UNIX Shell: highest portability, lowest performance). “just in time” compiler dapat mengubah bytecode menjadi real machine code comparable dengan C/C++ menurut Versi Sun.
Multithreaded: Dalam satu aplikasi Java dapat terdefinisi banyak thread untuk menjalankan unit-unit aktifitas proses secara konkuren. Thread dapat lebih mudah didefinisikan dan dikelola dalam proses. Tidak mensupport I/O yang asinkron & non-blocking (thread harus memblok sendiri setiap I/O yang diperlukan)
Pemrograman dengan Bahasa Java
Ada dua modus pemrograman dengan Java
Pemrograman aplikasi yang stand-alone, yaitu program pada level command prompt dengan interpreter java
Pemrograman applet, yaitu menghasilkan class object yang merupakan modul aplikasi yang ditampilkan pada Webpage dan run di atas Java-enable web browser (NN, IE, HotJava)
Contoh Program Aplikasi Java:
public class HelloWorld {
public static void main(String[] args) {
System.out.println(“hello World!”);
}
}
Program ini harus di-save dalam file dengan nama yang sama dengan nama kelas dan berekstensi .java, yaitu HelloWorld.java, lalu di-compile dengan perintah:
$ javac HelloWorld.java
Kompilasi ini menghasilkan bytecode yang otomatis disimpan dalam HelloWorld.class. Nama ini sesuai pula dengan nama kelasnya. Kemudian file class ini di-run oleh interpreter java dengan perintah & output:
$ java Contoh
Hello World

Contoh Program Applet Java:
//Included packages
import java.applet.Applet;
import java.awt.Graphics;

public class HelloWorldApplet extends Applet{

public void paint (graphics g) {
g.drawString(“Hello World!”, 50, 25);
}
}
Seperti di contoh program aplikasi stand-alone di atas, program applet ini di-save sebagai HelloWorldApplet.java, dan di-compile dengan javac yang menghasilkan menghasilkan bytecode HelloWorldApplet.class.

Setiap applet di-refer dalam HTML dengan sintaks (bagian bergaris bawah menunjukkan harga-harga yang harus diberikan):

Contoh suatu HTML sederhana dengan nama file: coba.html:
Hello World Applet



Peragaan saat di-browse, misalnya dengan appletviewer dengan perintah:
$ appletviewer coba.htm

baca lainya……..>>>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: